Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Alasan Bahayanya bagi Kesehatan
Advertisement . Scroll to see content

Dianggap Undang Kemaksiatan, Ulama dan Warga Tolak Hiburan Musik Jambore Nasional YRKI di Pandeglang

Minggu, 11 Desember 2022 | 20:28 WIB
  • author Ujang Suryana
Dianggap Undang Kemaksiatan, Ulama dan Warga Tolak Hiburan Musik Jambore Nasional YRKI di Pandeglang
Para Ulama dan Warga tolak hiburan musik Jambore Nasional YRKI di Pandeglang. Foto Tangkapan Layar video viral

"Untuk kegiatan positifnya kami sangat mendukung, cuman tolong hilangkan kegiatan-kegiatan hiburan yang dapat mengundang kemaksiatan," ujarnya.

Ia melanjutkan, "juga kami menolak keras jika acara tersebut terdapat adanya peredaran minuman keras dan Narkoba karena sangat tidak dianjurkan oleh agama, negara juga bertolak belakang secara kultur adat kebudayaan masyarakat Pandeglang, yang berjulukan Kota Sejuta Santri Seribu Ulama," katanya tegas.

Dia meminta kepada panitia untuk menghilangkan acara hiburannya dan mengganti dengan acara yang lebih berfaedah seperri dzikir dan bersholawat bersama.

"Kami tunggu keputusan Panitia Jamnas YRKI  sampai jam 10 malam,  untuk memusyawarahkan keputusannya. Jika malam ini tidak ada keputusan dan kegiatan hiburan tersebut tetap dilanjutkan, jangan salahkan kami jika kami bergerak dengan cara kami sendiri, ucapnya  dalam musyawarah sore tadi.

Diketahui acara musyawarah tersebut juga  dihadiri oleh pihak panitia penyelenggara juga aparat kepolisian Polsek Pagelaran.

Sementara itu salah satu peserta Jamnas YRKI asal Lampung Utara Muhamad Dodi mengaku sudah hadir dari hari kemarin,  namun acara tidak selesai dan merasa kecewa. "Iya ada kecewa sih, kalo acara gak sampe selesai," tutunya saat ditemui di lokasi.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut