Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bandrong Banten Unjuk Gigi di Malaysia, Silat Jadi Jembatan Persaudaraan Dua Negara
Advertisement . Scroll to see content

Viral Video Pria Lebak Jadi Korban Pembacokan Sekelompok Orang di Malaysia

Senin, 19 Juni 2023 | 09:55 WIB
  • author Epul Galih
Viral Video Pria Lebak Jadi Korban Pembacokan Sekelompok Orang di Malaysia
Ilustrasi Pembacokan. (Foto iNews)

KUALA LUMPUR, iNewsPandeglang.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria asal Lebak, Banten  jadi korban pembacokan  oleh sekelompok orang di Johor Bahru, Malaysia. Peristiwa itu pun viral  videonya di sosial media Whats App.

Dalam video yang berdurasi singkat  itu terlihat beberapa orang yang menolong korban bersimbah darah di beberapa bagian tubuhnya. Tampak rekan-rekan korban di sebuah gubuk tengah menolong dengan membalutkan kain agar darah berhenti mengalir sambil mengatakan bahwa mereka saksi atas peristiwa berdarah tersebut. 

Meski nyawanya selamat, korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Sementara para pelaku berhasil melarikan diri.

"Kejadian pengeroyokan, penyerangan ini tanda bukti pembacokan luka di bagian tangan, lengan, kepala sama punggung" ucap seorang pria di video itu.

"Kami saksinya ini  pengeroyokan, orang-orangnya tahu. Sekian dari kami terima kasih," ujarnya lagi.


Foto tangkapan layar video

 

Dari informasi yang dihimpun, video tersebut diduga berada di Buloh Kasap, Segamat, Johor Bahru, Malaysia. Korban bernama Adek  warga Kampung Citaritih, Desa Pondokpanjang, Kecamatan Cihara, Lebak, Banten.

Kronologi awal insiden itu korban diduga  merasa sakit hati dituduh mencuri buah durian dan getah karet, lalu sekitar sore hari korban mendatangi tempat kediaman pelaku.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut