Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : NGERI! 8 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi, Identitas Korban Masih Misterius!
Advertisement . Scroll to see content

6 Fakta Pembunuhan Sadis Mayat dalam Koper di Bogor, Dimutilasi Pakai Gerinda

Minggu, 19 Maret 2023 | 09:36 WIB
  • author Tim Okezone
6 Fakta  Pembunuhan Sadis Mayat dalam Koper di Bogor, Dimutilasi Pakai Gerinda
6 Fakta Pembunuhan Sadis Mayat dalam Koper di Bogor. Foto MPI

4. Polisi Cari Potongan Bagian Kepala

Polisi masih mencari bagian kepala korban mutilasi dalam koper di wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor. Selain kepala, polisi juga mencari bagian kaki korban.

"Potongan (tubuh) yang terpisah adalah bagian kepala dan dua bagian kaki. Yang belum ditemukan bagian kepala dan kaki beserta alat potong gerinda," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin.

5. Motif pembunuhan Dipicu  Pertengkaran

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menerangkan motif sementara pembunuhan tersebut pelaku terlibat pertengkaran dengan korban. Tersangka dan korban sudah tinggal bersama sekitar empat bulan di sebuah apartemen bilangan Cisauk, Kabupaten Tangerang, pergaduhan itu kemudian DA membunuh R menggunakan senjata tajam berupa pisau dapur.

"Tersangka bertengkar karena diminta melakukan handjob oleh si korban. Terjadi pertengkaran, namun demikian kami masih melakukan pendalaman," katanya.

6. Identitas Korban

Identitas mayat pria yang dimutilasi dan ditemukan dalam koper di wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor, terungkap. Korban diketahui berinisial R, warga Medan, Sumatera Utara, yang berdomisili di Tangerang.

"Inisial R. Warga Medan, Sumatera Utara domisili di Tangerang," kata Kasatreskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi dikonfirmasi kemarin.

Artikel ini telah tayang di halaman okezone.com dengan judul  5 Fakta Mayat dalam Koper di Bogor, Dimutilasi dengan Gerinda

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut