Pengarah Sinematografi Terbaik
- Gunnar Nimpuno, I.C.S. (Para Perasuk)
- Ical Tanjung, I.C.S. (Ghost in the Cell)
- Vera Lestafa, I.C.S. (Dopamin)
- Yadi Sugandi (Na Willa)
- Yudi Datau, I.C.S. (Semua Akan Baik-Baik Saja)
Pengarah Artistik Terbaik
- Ahmad Zulkarnaen dan Wahyu Efata (Ikatan Darah)
- Dennis Sutanto (Ghost in the Cell)
- Menfo Tantono (Monster Pabrik Rambut)
- Ong Hari Wahyu dan Edy Wibowo (Para Perasuk)
- Rini Sri Handayani (Na Willa)
Penyunting Gambar Terbaik
- Aline Jusria (Dopamin)
- Aline Jusria (Operasi Pesta Copet)
- Cesa David Luckmansyah (Semua Akan Baik-Baik Saja)
- Hendra Adhi Susanto (Senin Harga Naik)
- Ryan Purwoko (Tunggu Aku Sukses Nanti)
Penata Efek Visual Terbaik
- Abby Eldipie dan Kalvin Irawan (Ghost in the Cell)
- Bintang Adi Pradana dan Harris Reggy (Monster Pabrik Rambut)
- David A. Widya P., Concetta CFX, dan Dalang Digital Studio (Na Willa)
- Gaga Nugraha Ramadhan (Badut Gendong)
- Mattebox Visualworks (Abadi Nan Jaya)
Penata Busana Terbaik
- Astrid Rosiana Ishak (Na Willa)
- Gemailla Gea Geriantiana (Badut Gendong)
- Gizza Ossiatzki (Operasi Pesta Copet)
- Monika Paska (Ghost in the Cell)
- Muthiara A. Revana (Monster Pabrik Rambut)
Penata Rias Terbaik
- Aktris Handradjasa (Ikatan Darah)
- Astrid Sambudiono (rias efek) dan Albasirun Ucok (Abadi Nan Jaya)
- Eva Sheba (Monster Pabrik Rambut)
- Gunawan Saragih, Prio Prabu, dan Cherry Irawan (rias efek) (Badut Gendong)
- Novie Ariyanti (Ghost in the Cell)
Film Animasi Pendek Terbaik
- Calabai
- Drowned in Internet
- Enigma Wajah Arca
- Nyanyian di Angkringan
- Stories of Sahaba: Tahlah Ibn Ubaydullah – The Living Martyr
Film Cerita Pendek Terbaik
- Amelia, Amelia
- Dihapus dari Peta
- Malam Sepanjang Nafas
- Mothers are Mothering
- αLPα
Film Dokumenter Panjang Terbaik
- A Distorted Individual
- I Saw Her in Motion
- Planet of Love
- The Last Supper (Whisper)
- Tonggo Gedhek
Film Dokumenter Pendek Terbaik
- Discordia
- Mae Menjaga Masjid
- Murdijati Gardjito
- Shard Objects
- Sino
Karya Kritik Film Terbaik
- “Antara Adat dan Aparat: Menyisir Spiritualitas dan Represi di Kabut Berduri” (2024) — Gladhys Elliona
- “Dunia Setinggi Mata Na Willa” — Sony Triantoro
- “Kerja-kerja Sineas Mengekalkan Politik Dinasti di Abadi Nan Jaya” — Yulaika Romadhani
- “Melankolia dalam Aruna dan Lidahnya” — Anton Kurnia
- “Tubuh dan Ruang yang Hilang dalam Pangku” — I Ngurah Gede Adi Putra
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
