BANTEN, iNewsPandeglang.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian setelah PVMBG mencatat delapan kejadian gempa vulkanik dalam waktu enam jam, Kamis (6/8/2026). Meski demikian, status gunung api di Selat Sunda itu masih bertahan pada Level III atau Siaga.
Laporan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau mencatat satu gempa hembusan, dua gempa frekuensi rendah, empat gempa hybrid, dan satu gempa vulkanik dalam. Asap putih juga terlihat keluar dari kawah dengan ketinggian 20 hingga 100 meter di atas puncak.
Penyusun laporan, Fahrul Roji, menegaskan masyarakat tetap harus mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan PVMBG.
"Masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif," tulis Fahrul Roji dalam laporan resmi.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
