CILEGON, iNewsPandeglang.id – Warga di Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Cilegon, mengeluhkan debu stone crusher yang beterbangan hingga ke lingkungan permukiman. Aktivitas pemecah batu tersebut juga disebut berada sangat dekat dengan sekolah dasar.
Keluhan warga berasal dari sejumlah lingkungan, di antaranya Sekong, Kepindis dan Pulorida. Selain debu, suara mesin pengolahan batu yang beroperasi pada siang hari juga dinilai cukup bising.
Aktivitas tersebut mengolah bebatuan menjadi berbagai material, seperti pasir batu, pasir debu dan kerikil. Menurut warga, debu yang muncul dari kegiatan tersebut mengganggu rumah maupun lingkungan sekolah.
Warga bahkan mengaku harus mengamankan jemuran pakaian sebelum pabrik mulai beraktivitas agar tidak terkena debu.
“Pabrik dan stone crusher sangat mengganggu dan dekat dengan sekolah,” kata Cholidin, salah seorang warga terdampak.
Ketua RW setempat, Sahlani, menyebut keberadaan pabrik batu memang berdekatan dengan sekolah.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
