Waspada Cuaca Panas: Ini yang Harus Dilakukan untuk Lindungi Diri dan Keluarga

Epul Galih
Warga beraktivitas di bawah terik matahari saat cuaca panas. Dokter mengimbau masyarakat menjaga hidrasi dan mengurangi aktivitas berat di luar ruangan untuk mencegah gangguan kesehatan. (Foto: Dok. RCTI+)

Panas dan Polusi, Risiko Berlipat

Ancaman menjadi semakin serius ketika suhu panas berpadu dengan polusi udara. Ahli Kesehatan Lingkungan dr. Dicky Budiman menyebut kondisi ini sebagai synergistic risk, di mana dua faktor lingkungan saling memperkuat dampak buruknya.

"Risikonya bersifat sinergi, artinya lebih berat dibandingkan kalau kejadiannya terpisah," ujarnya saat dihubungi iNews.id baru-baru ini.

Ia menyoroti bahwa kondisi ini kerap tidak disadari masyarakat sebagai ancaman serius, padahal dampaknya bisa sangat cepat dan luas.

"Karena terjadi bersamaan, masyarakat sering tidak menyadari bahwa risiko kesehatannya meningkat drastis," tambahnya.

Karena itu, dr. Dicky menegaskan kombinasi panas dan polusi harus menjadi perhatian utama dalam kebijakan kesehatan dan lingkungan. Bagi masyarakat, langkah paling sederhana tetap berlaku, yakni mencukupi cairan tubuh, membatasi aktivitas di bawah terik matahari, dan mendengarkan sinyal tubuh sebelum terlambat.

Editor : Iskandar Nasution

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network