Mengenal Norwegia, Negara yang Timnas Sepakbolanya Donasikan Hadiah World Cup 2026 ke Palestina
Tradisi Panjang Diplomasi Kemanusiaan
Kepedulian Norwegia terhadap Palestina bukan hal baru, melainkan cerminan politik luar negerinya yang menekankan perdamaian dan hak asasi manusia. Norwegia adalah tuan rumah perundingan rahasia yang melahirkan Kesepakatan Oslo 1993, sekaligus ketua Komite Penghubung Ad Hoc (AHLC), kelompok donor internasional untuk Palestina. Puncaknya, pada 28 Mei 2024, Norwegia resmi mengakui Palestina sebagai negara.
"Di tengah perang, dengan puluhan ribu orang tewas dan terluka, kita harus tetap mempertahankan satu-satunya alternatif yang menawarkan solusi politik bagi Israel dan Palestina: Dua negara, hidup berdampingan, dalam perdamaian dan keamanan," kata Perdana Menteri Jonas Gahr Store. Ia menegaskan, "Tidak akan ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara."
Editor: Iskandar Nasution