Berikut adalah daftar nama tersangka yang telah diamankan:
- Riva Siahaan, pimpinan tertinggi di PT Pertamina Patra Niaga yang diduga memiliki peran besar dalam kasus ini.
- SDS, seorang pejabat di PT Kilang Pertamina Internasional yang bertanggung jawab atas pengelolaan stok bahan baku.
- YF, petinggi di PT Pertamina International Shipping yang diduga terlibat dalam distribusi minyak.
- AP, pejabat di PT Kilang Pertamina Internasional yang menangani manajemen stok bahan baku.
- MKAN, pemilik manfaat dari PT Navigator Khatulistiwa yang diduga berperan dalam transaksi mencurigakan.
- DW, menjabat sebagai komisaris di dua perusahaan, PT Navigator Khatulistiwa dan PT Jenggala Maritim, yang diduga ikut andil dalam kasus ini.
- YRJ, juga seorang komisaris di PT Jenggala Maritim, sekaligus Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak, yang diduga terlibat dalam alur distribusi minyak.
- Maya Kusmaya, pejabat di PT Pertamina Patra Niaga yang bertanggung jawab atas pemasaran dan distribusi.
- Edward Corne, pejabat di bidang perdagangan produk di PT Pertamina Patra Niaga yang turut terseret dalam skandal ini.
Kasus ini berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi negara, meskipun angka pasti masih dalam tahap perhitungan. Kejagung terus mengembangkan penyelidikan dan kemungkinan akan ada tersangka tambahan seiring dengan ditemukannya bukti baru.
Penggeledahan di TBBM Tanjung Gerem diharapkan dapat mengungkap lebih dalam aliran dana dan pihak lain yang terlibat. Publik kini menanti perkembangan terbaru dari kasus ini.
Editor : Iskandar Nasution