Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Alasan Bahayanya bagi Kesehatan
Advertisement . Scroll to see content

Ponpes di Banten Dirusak Massa, Pimpinan Ketakutan Sembunyi di Atas Plafon

Senin, 02 Desember 2024 | 11:42 WIB
  • author Fariz Abdullah
Ponpes di Banten Dirusak Massa, Pimpinan Ketakutan Sembunyi di Atas Plafon
Ratusan massa merusak Pondok Pesantren di Serang, Banten, sebagai bentuk kemarahan atas dugaan kasus asusila oleh pimpinan ponpes, Senin (2/12/2024). Foto Tangkap Layar Video

SERANG, iNewsPandeglang.id – Sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) di Kampung Badak, Desa Gembor Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, menjadi sasaran amukan massa pada Minggu (1/12/2024). Ponpes Bani Ma'mun milik pengasuh berinisial KH dirusak hingga nyaris dibakar.

Kericuhan ini dipicu oleh dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh KH terhadap salah satu santriwatinya. Informasi ini membuat warga geram hingga melampiaskan kemarahan mereka dengan merusak bangunan ponpes.

Menurut Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady, KH telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menghindari situasi yang semakin memburuk. "Saat kericuhan terjadi, KH berusaha menghindari massa dengan bersembunyi di atas plafon rumah. Sekarang dia sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Serang," ungkap Andi, Senin (2/12/2024).

Andi menjelaskan, massa merusak bagian bangunan ponpes, termasuk genting dan tembok. "Kerusakan terjadi pada atap genting serta beberapa relief di dinding bangunan. Ada juga saung yang sempat mau dibakar, tapi berhasil dipadamkan petugas,” katanya.

Pihak kepolisian memastikan kondisi di lokasi sudah kembali kondusif. Andi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut