Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Pandeglang–Rangkasbitung Macet Parah hingga Exit Tol Serang-Panimbang
Advertisement . Scroll to see content

BKPH Bayah Tegaskan Tidak Akan Biarkan Penambangan Pasir Ilegal Beroperasi di Kawasan Perhutani

Sabtu, 16 September 2023 | 09:51 WIB
  • author Eman Bayah
BKPH Bayah Tegaskan Tidak Akan Biarkan Penambangan Pasir Ilegal  Beroperasi di Kawasan Perhutani
Petugas gabungan sidak tambang pasir ilegal yang beroperasi di lokasi hutan Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bayah. Foto IST/Eman Bayah

"Mereka meminta waktu, ternyata cuma alasan saja. Kemudian kami periksa rupanya mereka malah melakukan aktivitas lagi. Karena tidak digubris dan kami tidak ada kewenangan untuk menindak pihak perusahaannya,  maka kita laporkan ke Polsek Panggarangan dan Polda Banten," sambungnya.

Dia menuturkan, dari laporan tersebut  polisi telah menangkap dan menetapkan tersangka atas dugaan pengrusakan hutan pada 5 Juni 2023 lalu. Dia menyebut tidak pernah membiarkan adanya penambangan ilegal dan menepis adanya aliran dana dari pihak penambang yang masuk ke Perhutani atau petugas di lapangan.

"Tidak benar itu, jangankan kami menerima suap atau aliran dana wong  kami juga tidak kenal orang-orang perusahaan itu siapa tersangkanya,  apalagi kepada direkturnya. Setiap kejadian kami selalu melaporkan ke pimpinan," katanya tegas.

Menurutnya, Perhutani KPH Banten dan perencanaan hutan wilayah Bogor sudah memeriksa pada 13 Juni 2023  terdapat 15 titik penambangan  pasir kuarsa ilegal yang masuk dalam wilayah kawasan hutan Perhutani dengan luasan 2,25 hektar.

"Sekitar 2,25 hektar hasil pengukuran sekaligus penutupan. Memang lokasi yang dimohon mereka 10 hektare saya juga tidak tahu karena memohon bukan ke Perhutani. Saya juga dimintai keterangan  sebagai saksi di Polda Banten," pungkasnya.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut