Puluhan Sopir Elf Demo hingga Penumpang yang Akan Mudik Terlantar

PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id - Puluhan sopir Elf di Kabupaten Pandeglang, Banten melakukan aksi unjuk rasa dengan mogok di Terminal Kadubanen, Pandeglang, Banten. Aksi tersebut dipicu terkait keberadaan kendaraan travel gelap yang masih marak dan belum ditindak hingga tuntas.
Dengan adanya Demo puluhan sopir Elf jurusan Serang-Cibaliung dan Serang-Panimbang yang melakukan protes itu menyebabkan sejumlah penumpang mudik diturunkan paksa dan ada yang terlantar.
Tampak kaca depan angkutan Elf tersebut dihiasi beberapa karton yang menempel di kava depan mobil yang bertuliskan protes dan kecaman terhadap Dinas Perhubungan Provinsi Banten.
Para sopir Elf merasa pihak terkait tutup mata dengan kendaraan travel gelap yang masih beroperasi serta mengangkut penumpang menuju Pandeglang Selatan yang mereka menilai banyak kehilangam penumpang. Selain itu, para sopir juga protes terkait program mudik gratis yang dicanangkan Provinsi Banten yang diduga digunakan bukan untuk wilayah Banten Selatan.
Sukri Ketua Komunitas Driver Elf Mania Seluruh Indonesia (KDEMSI) Cabang Pandeglang mengatakan bahwa menjamurnya travel gelap menjelang mudik lebaran membuat pendapatan mereka berkurang.
"Banyak berkurang karena banyak calon penumpang beralih menggunakan jasa travel, padahal kami selama ini selalu mengikuti aturan pemerintah terkait tarif yang digunakan," ucapnya di Terminal Kadubanen baru-baru ini.
Sementara beberapa penumpang mengaku terganggu dengan adanya aksi mogok tersebut, karena selain waktu mereka terbuang, juga merasa rugi jika harus diturunkan di terminal Kadubanen hingga terlantar.
"Sangat mengganggu, saya diturunkan di sini," ujar Agus salah seorang penumpang Elf.
"Panas pak perjalanan masih jauh," ucap Dewi penumpang lainnya.
Para sopir berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Banten untuk menyuarakan aspirasi mereka yang merasa dianaktirikan.
Editor : Iskandar Nasution