Banyak yang Salah Kaprah! Begini Cara Rasulullah Menyambut Ramadan, Jangan Sampai Keliru!

Epul Galih
Keindahan masjid bercahaya di malam Ramadan, menjadi saksi ketenangan ibadah dan doa yang dipanjatkan. (Foto: Dok/Preefik)

3. Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Ramadan adalah bulan penuh ampunan, tetapi kita harus menyambutnya dengan hati yang bersih. Rasulullah mencontohkan agar sebelum Ramadan tiba, kita memperbanyak istighfar dan taubat.

Beliau bersabda:

"Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah! Sungguh, aku bertaubat kepada-Nya dalam sehari sebanyak seratus kali." (HR. Muslim No. 2702)

Bertaubat sebelum Ramadan akan membantu kita meraih berkah lebih besar di bulan suci nanti.

4. Menjaga Hubungan dengan Sesama

Banyak orang menyambut Ramadan hanya dengan persiapan fisik dan ibadah pribadi, tetapi lupa bahwa menjaga hubungan baik dengan sesama juga bagian penting. Rasulullah selalu menekankan pentingnya menjalin silaturahmi, meminta maaf, dan tidak memiliki dendam sebelum memasuki Ramadan.

Beliau bersabda:

"Setiap hari Senin dan Kamis, pintu-pintu surga dibuka, dan Allah memberikan ampunan kepada setiap hamba yang tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun. Namun, ada satu pengecualian—orang yang masih menyimpan permusuhan dengan saudaranya tidak akan mendapatkan ampunan hingga mereka berdamai." (HR. Muslim No. 2565)

Jangan sampai kita kehilangan keberkahan Ramadan hanya karena masih menyimpan kebencian di hati.

5. Menyambut Ramadan dengan Ilmu

Rasulullah tidak hanya meningkatkan ibadah sebelum Ramadan, tetapi juga membekali diri dengan ilmu agar bisa menjalankan puasa dengan benar. Beliau selalu memberikan nasihat kepada para sahabat tentang keutamaan Ramadan dan bagaimana cara menjalankannya dengan baik.

Ilmu ini penting agar kita tidak sekadar menjalani Ramadan sebagai rutinitas tahunan, tetapi benar-benar memahami makna dan manfaatnya. Oleh karena itu, kita juga dianjurkan untuk mempelajari hukum-hukum puasa, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, dan memahami keutamaan ibadah di bulan suci.

Jangan sampai kita hanya sibuk dengan hal-hal duniawi dan melewatkan esensi Ramadan yang sebenarnya. Sudahkah kita menyambut bulan suci ini dengan cara yang benar?

Editor : Iskandar Nasution

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network