BANTEN, iNewsPandeglang.id - Badan SAR Nasional (BASARNAS) Banten siaga penuh selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Mereka berupaya mengantisipasi kecelakaan laut yang dapat terjadi, terutama dengan cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda perairan Selat Sunda.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan para penumpang kapal dan wisatawan yang berlibur di wilayah pesisir pantai Banten.
BASARNAS Banten akan menggelar patroli keliling di beberapa titik rawan, terutama di Pelabuhan Merak dan sepanjang pesisir pantai Banten. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik yang akan menyeberang ke Sumatera maupun mereka yang menikmati liburan di pantai.
Petugas Basarnas Banten melakukan patroli pengawasan laut untuk memastikan keselamatan pelayaran selama musim Natal dan Tahun Baru di perairan Selat Sunda. Foto Iskandar Nasution
Kepala Seksi Operasi BASARNAS Banten, Heru Amir Abyan, mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk VTS (Vessel Traffic Services) di Pelabuhan Merak dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Koordinasi ini dilakukan agar pihaknya dapat mengetahui kondisi cuaca terkini, yang sangat penting untuk pengambilan keputusan terkait keselamatan laut.
Sebanyak 40 hingga 50 personel BASARNAS akan disiagakan, didukung dengan berbagai peralatan seperti kapal patroli dan peralatan penyelamatan lainnya. Patroli ini akan dilakukan di sekitar perairan Selat Sunda dan di sejumlah destinasi wisata pantai di Banten.
Heru Amir Abyan juga mengimbau kepada masyarakat yang berencana berwisata atau menyeberang menggunakan kapal, untuk memperhatikan kondisi cuaca. Jika terjadi cuaca ekstrem, BASARNAS menyarankan agar keberangkatan atau aktivitas di laut ditunda demi keselamatan bersama.
"Keamanan para penumpang dan wisatawan adalah prioritas kami. Kami bekerja sama dengan BMKG untuk memantau cuaca secara real-time," ujar Heru, Minggu (15/12/2024).
"Kami juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi cuaca buruk yang dapat datang tiba-tiba," tambahnya.
Dengan langkah antisipasi ini, BASARNAS Banten berharap dapat meminimalkan risiko kecelakaan di laut dan memastikan perjalanan Nataru berjalan aman.
Editor : Iskandar Nasution