Burok, warga lainnya, menambahkan bahwa ia belum pernah menyaksikan kejadian serupa seumur hidupnya. Peristiwa terdamparnya ikan tersebut pada pukul 10.00 WIB. “Kejadian ini sangat langka. Hiu bintang seberat satu ton ini membuat banyak orang berkumpul untuk melihatnya,” ungkap Burok.
Camat Cihara, Asep Kusnandar, turut menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten mengenai langkah yang harus diambil. “Kami memutuskan untuk menguburkan ikan tersebut, tetapi karena bobotnya yang berat, masyarakat memilih untuk memotongnya sebelum penguburan,” jelas Asep.
Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti terdamparnya hiu ini, apakah disebabkan oleh perubahan arus laut atau faktor lainnya. Meski banyak spekulasi beredar, masyarakat berharap akan ada penjelasan resmi mengenai keamanan ikan ini untuk dikonsumsi.
Dengan kejadian langka ini, Pantai Cihara kini menjadi pusat perhatian, menambah daftar fenomena alam yang menghebohkan di wilayah Lebak.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait