Miris! 42 Ribu Anak di Pandeglang Putus Sekolah, Disdikpora Akui Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Iskandar Nasution
Aktivitas siswa di sekolah dasar di Pandeglang saat jam belajar. Foto : Iskandar Nasution

PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id  Angka putus sekolah di Kabupaten Pandeglang, Banten, kian memprihatinkan. Data terbaru Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) mencatat sebanyak 42.415 anak masuk kategori Anak Tidak Sekolah (ATS) pada awal tahun ajaran baru.

Jumlah tersebut mencakup anak yang belum pernah bersekolah, lulusan yang tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya, hingga siswa yang terancam putus sekolah.

Pelaksana Tugas Sekretaris Disdikpora Pandeglang, Nono Suparno, membenarkan data tersebut. Ia menyebut tingginya angka ATS dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi keluarga hingga tekanan ekonomi.

“Kami mencatat total anak tidak sekolah mencapai 42.415 orang. Faktor utamanya ekonomi, sosial, dan kondisi keluarga,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Untuk menekan angka tersebut, Disdikpora bersama pemerintah daerah dan pihak sekolah melakukan validasi data serta menyusun langkah strategis agar anak-anak bisa kembali mengakses pendidikan formal.

Editor : Iskandar Nasution

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network