PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id – Banjir akibat luapan Sungai Cilemer membuat akses jalan di Desa Idaman, Kecamatan Patia, terputus total. Seorang anak berusia 9 tahun bahkan terpaksa diantar naik perahu kayu sejauh 15 kilometer demi menjalani khitan. Peristiwa ini terjadi di tengah banjir yang merendam permukiman warga selama dua hari terakhir.
Iqbal Sadewa harus dibawa warga menyusuri arus sungai menggunakan perahu menuju rumah mantri desa di lokasi berbeda. Pasalnya, di desanya tidak tersedia tenaga medis, sementara jalan darat tertutup genangan.
Sejumlah warga terlihat berhati-hati mendayung perahu melewati arus cukup deras. Perjalanan memakan waktu sekitar satu jam.
Kepala Desa Idaman, Ilman, mengatakan banjir kali ini merendam rumah warga dan menutup akses utama desa. Ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 85 sentimeter.
“Sudah dua hari terendam. Ini banjir yang kesembilan sejak awal tahun 2026,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, warga terpaksa menggunakan jalur sungai untuk aktivitas penting, termasuk berobat dan keperluan keluarga seperti khitanan.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
