PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id – Banjir yang tak kunjung surut di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, membuat aktivitas warga lumpuh. Akses jalan terendam air setinggi dada orang dewasa, memaksa warga mengandalkan perahu nelayan untuk keluar masuk kampung.
Ironisnya, untuk satu kali menyeberang, warga harus membayar ongkos Rp20 ribu. Biaya tersebut dinilai berat, terutama bagi warga yang kehilangan mata pencaharian akibat banjir.
Sutarni, warga terdampak, mengatakan dirinya tak punya pilihan selain menerobos banjir demi memenuhi kebutuhan hidup.
“Saya terpaksa keluar rumah cari makan dan beli barang dagangan. Air masih tinggi, baru sekarang ada perahu,” katanya, Rabu (14/1/2026).
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
