Salah seorang nelayan lobster Aday mengatakan, sulitnya pekerjaan dan tantangan ombak laut yang besar memang berat, namun kondisi tersebut mengalahkan semuanya demi mencari lobster untuk kebutuhan ekonomi keluarga.
"Berangkat jam 6 pagi. Gak ada pekerjaan lain ya ini saja, takut sih takut gelombang tinggi tapi apa mau buat," ucapnya saat ditemui di pantai pasir putih, Cihara, Minggu (10/12/2023).
Dia berujar, dengan perolehan lobster ini sebanyak 5 ekor akan dijual kembali ke pengepul. Menurutnya, pengepul bisa membeli Rp300 ribu per kilogram. Adapun lobster yang berhasil ditangkap bermacam-macam seperti bambu, mutiara dan lainnya.
Senada diungkapkan, Alif nelayan lobster lainnya mengatakan yang sama. Meski turun tiap hari terkadang sama sekali tidak mendapatkan hasil tangkapan lobster.
"Iya kadang dapat kadang enggak. Kalau dapat ya dijual untuk keperluan keluarga" ucapnya.
Alif menyatakan harapannya semoga pemerintah dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kondisi ekonomi dan kesejahteraan. " Iya kepingin dibantu kalau bisa," katanya penuh harap.
Dari data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ketinggian gelombang laut saat ini di Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Banten, Samudra Hindia selatan Banten 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait