Shinta Nuriyah Wahid Jadi Wakil Wantimpres
Selain itu, kiprahnya juga banyak bersinggungan dengan isu hak asasi manusia dan pemberdayaan perempuan. Ia pernah menjadi Dewan Penasihat Komnas HAM dan terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebebasan beragama serta hak-hak perempuan.
Salah satu kiprah pentingnya adalah mendirikan Yayasan Puan Amal Hayati. Yayasan tersebut bergerak dalam advokasi dan konseling bagi perempuan dan anak korban kekerasan dengan menggunakan pendekatan berbasis pesantren.
Dikenal Lewat Sahur Keliling
Salah satu kegiatan Sinta yang paling dikenal masyarakat adalah Sahur Keliling. Kegiatan tersebut telah dilakukan sejak era Gus Dur menjadi Presiden dan terus berlangsung selama lebih dari dua dekade.
Sahur Keliling tidak hanya menyasar lingkungan pesantren, tetapi juga masyarakat duafa dan kelompok marginal. Sinta bersama para relawan mendatangi pekerja, pedagang, tukang becak, pemulung, serta masyarakat yang berada di sekitar terminal, stasiun hingga kolong jembatan.
Kegiatan tersebut juga melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang agama. Melalui Sahur Keliling, Sinta berupaya membangun ruang perjumpaan yang mengedepankan solidaritas, perdamaian, toleransi, dan kehidupan bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tradisi tersebut bahkan masih dijalankan Sinta pada Ramadan 2026. Saat sahur bersama warga di Jombang, ia menyebut kegiatan tersebut telah dilakukan selama 26 tahun.
Kini Masuk dalam Wantimpres
Pelantikan Sinta Nuriyah sebagai anggota Wantimpres menambah babak baru dalam perjalanan pengabdiannya di bidang sosial dan kemanusiaan.
Dengan pengalaman panjang dalam pemberdayaan perempuan, kehidupan pesantren, hak asasi manusia, serta dialog lintas iman, Sinta kini berada dalam lembaga yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.
Kehadirannya di Wantimpres juga menjadi representasi dari perspektif perempuan dan kelompok masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjuangannya.
Dengan demikian, kiprah Sinta Nuriyah Wahid yang selama ini banyak dilakukan melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan kini mendapat ruang baru di tingkat pemerintahan melalui keterlibatannya dalam Wantimpres.
Editor: Iskandar Nasution