Hoaks Makin Marak, Pelajar di Cilegon Diajak Jadi Generasi Kritis di Era Digital
CILEGON, iNewsPandeglang.id – Maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi di media sosial menjadi perhatian berbagai kalangan. Untuk membekali generasi muda menghadapi tantangan tersebut, ratusan pelajar di Kota Cilegon mendapat edukasi tentang pentingnya literasi digital dan cara memilah informasi yang benar, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Yayasan Al I’anah Cilegon itu menghadirkan narasumber dari kalangan jurnalis, dunia industri, hingga pemerintah daerah. Para peserta diajak memahami bagaimana informasi diproduksi, diverifikasi, hingga disebarluaskan kepada masyarakat.
Ketua Jurnalis Peduli Cilegon (JPC), Hairul Alwan, mengatakan kemampuan membedakan informasi yang benar dan salah menjadi keterampilan penting di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
“Kalau kerja jurnalistik itu kita wawancara, ini kita coba beri kontribusi di dunia pendidikan. Kita sharing tentang dunia tulis, foto, dan digital. Makanya kita usung tema lawan hoaks,” kata Hairul.
Pengurus Yayasan Al I’anah, H. Ahmad Sulthon, menilai edukasi jurnalistik dapat membantu pelajar menjadi lebih kritis saat menerima informasi yang beredar di media sosial.
“Jurnalis Mengajar ini sangat bermanfaat untuk menangkal berita yang tidak benar. Jadi apabila ada berita, kita kroscek dulu, benar atau tidak,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Corporate Secretary Krakatau Baja Industri, Vicky Mohamad Rosyad, menegaskan pentingnya peran media dalam menjaga kualitas informasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
“Ini era disruptif. Karena itu kami menggandeng media sebagai garda yang menjaga kebenaran informasi yang harus kita percayai,” tuturnya.
Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo yang hadir dalam kegiatan tersebut mengingatkan para pelajar agar tidak mudah menerima informasi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Editor : Iskandar Nasution