Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Hilang Digulung Ombak, Wisatawan Jakarta Ditemukan Tewas di Pantai Cihara Lebak
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Mengerikan di Balik Pembunuhan Sadis Bocah Cilegon yang Mayatnya Dibuang di Pantai Cihara

Selasa, 24 September 2024 | 01:10 WIB
  • author Epul Galih
7 Fakta Mengerikan di Balik Pembunuhan Sadis Bocah Cilegon yang Mayatnya Dibuang di Pantai Cihara
Mayat bocah perempuan korban pembunuhan ditemukan di tepi Pantai Cihara, Lebak, dengan kepala dilakban hitam. Diduga korban hilang dari Cilegon, saat ini masih dalam penyelidikan. Foto dok INews/ Iskandar Nasution

CILEGON, iNewsPandeglang.id Sebanyak tujuh fakta mengerikan di balik pembunuhan sadis bocah perempuan di Cilegon akan kami ulas untuk diketahui. Kasus pembunuhan sadis seorang bocah lima tahun ini mengejutkan masyarakat khususnya di Banten.

Mayat korban yang dililit lakban ditemukan di tepi Pantai Cihara, Lebak, Banten setelah sebelumnya diculik dan dieksekusi secara brutal oleh tiga pelaku. Berikut fakta-fakta mengerikan yang terungkap di balik kasus tragis ini.

1. Rencana Pembunuhan Ibu Berubah Jadi Anak

Awalnya, ketiga pelaku, yakni Saenah, Rahmi, dan Emi, menargetkan ibu korban sebagai sasaran pembunuhan. Saenah dan Rahmi merasa kesal karena terlilit utang pinjaman online kepada ibu korban, sedangkan Emi menyimpan dendam karena anaknya sering dimarahi oleh ibu korban.

"Pembunuhan ini telah direncanakan selama sebulan dengan ibu korban sebagai target awal. Namun, karena beberapa faktor, eksekusi tidak berjalan sesuai rencana, sehingga mereka beralih ke anaknya sebagai sasaran," ungkap Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Hardi Meidikson, Senin (23/9/2024).

2. Korban Diculik Saat Ibu Keluar Rumah

Pada hari eksekusi, Saenah dan Emi sudah bersembunyi di sekitar rumah korban. Begitu ibu korban keluar, kedua pelaku langsung menculik anak perempuan tersebut dan membawanya ke sebuah gudang yang tak jauh dari lokasi.

"Ketika ibu korban keluar rumah, para pelaku segera mengambil korban dan membawanya ke gudang untuk dieksekusi," tambah Hardi.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut