Streaming Makin Populer, Mengapa Acara Live di Televisi Masih Menarik Penonton?
JAKARTA, iNewsPandeglang.id – Popularitas layanan streaming seperti Netflix, YouTube, dan Vidio terus meningkat. Namun, perkembangan tersebut belum sepenuhnya menggeser kebiasaan masyarakat menonton acara televisi secara langsung.
Pertandingan olahraga, konser musik, ajang pencarian bakat, hingga malam penghargaan masih memiliki daya tarik karena menawarkan sesuatu yang tidak sepenuhnya diberikan layanan streaming, yakni pengalaman menyaksikan sebuah peristiwa secara real-time bersama penonton lainnya.
Laporan PwC Global Entertainment & Media Outlook 2026–2030 memproyeksikan pendapatan pasar video streaming atau over-the-top (OTT) Indonesia meningkat dari US$1,1 miliar pada 2025 menjadi US$1,7 miliar pada 2030. Jumlah pelanggan layanan video berlangganan juga diperkirakan naik dari 30,7 juta menjadi 38,1 juta.
Di sisi lain, pendapatan televisi tradisional Indonesia juga diproyeksikan meningkat dari US$2,4 miliar pada 2025 menjadi US$2,9 miliar pada 2030.
Data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan streaming tidak otomatis menghilangkan kebutuhan terhadap televisi. Salah satu alasan utamanya adalah karakter acara live yang bergantung pada momentum.
Ketika pertandingan sedang berlangsung, pemenang penghargaan diumumkan, atau seorang penyanyi tampil di atas panggung, penonton memiliki alasan untuk menyaksikannya saat itu juga. Menunda menonton berarti berisiko mengetahui hasil atau momen penting lebih dulu dari media sosial.
Kebiasaan menonton masyarakat juga semakin terhubung dengan penggunaan perangkat digital. Riset Nielsen yang dipublikasikan pada Juli 2025 menemukan lebih dari 70 persen Gen Z dan Gen Y dalam survei masyarakat perkotaan Indonesia memiliki smartphone sekaligus televisi.
Artinya, televisi dan media digital tidak selalu digunakan secara terpisah. Penonton dapat menyaksikan acara di televisi sambil membuka media sosial, membagikan komentar, atau mengikuti percakapan mengenai program yang sedang tayang.
Pola tersebut membuat acara live berpotensi menghasilkan percakapan yang lebih luas di ruang digital. Sebuah penampilan, kemenangan, atau kejadian tak terduga dalam acara televisi dapat kembali muncul dalam bentuk potongan video dan perbincangan di TikTok, Instagram, maupun platform lainnya.
Contohnya dapat dilihat dari Indonesian Television Awards (ITA) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026 dan disiarkan langsung melalui RCTI serta GTV.
Melalui akun Instagram resmi Indonesian Television Awards pada Kamis (24/9/2026), penyelenggara menyoroti unsur kejutan dan penampilan dalam acara tersebut. “Indonesian Television Awards 2026 siap menghadirkan malam penuh kejutan, penampilan spektakuler, dan momen-momen yang nggak boleh kamu lewatkan!” tulis akun resmi Indonesian Television Awards.
Format penghargaan seperti ITA menggabungkan pengumuman pemenang, penampilan musik, dan kehadiran figur publik dalam satu momentum yang berlangsung secara langsung. Penonton yang ingin mengetahui pemenang pada saat pengumuman memiliki alasan untuk mengikuti acara tersebut ketika ditayangkan, bukan menunggu rekamannya.
Editor: Iskandar Nasution