Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cut Syifa Debut di Film Hayya 3: Gaza, Kisah Anak Palestina yang Bikin Haru
Advertisement . Scroll to see content

Jumlah Politisi Muslim di Parlemen Inggris Capai Rekor Tertinggi, Ini Pemicunya

Jum'at, 12 Juli 2024 | 00:36 WIB
  • author Anton Suhartono
Jumlah Politisi Muslim di Parlemen Inggris Capai Rekor Tertinggi, Ini Pemicunya
Ilustrasi bendera Inggris. Foto Freepik

LONDON, iNewsPandeglang.id - Jumlah politisi Muslim yang terpilih sebagai anggota parlemen Inggris, House of Commons, mencapai rekor tertinggi dalam pemilu tahun ini. Media online Muslim Network melaporkan, sebanyak 25 Muslim terpilih sebagai anggota majelis rendah tahun ini, naik dibandingkan 19 orang pada pemilu 2019. 

Para politisi Muslim ini berasal dari berbagai partai, dengan mayoritas berasal dari Partai Buruh yang dipimpin oleh Perdana Menteri Keir Starmer. Partai Buruh secara mengejutkan memenangkan pemilu parlemen yang digelar pekan lalu, mengakhiri dominasi Partai Konservatif yang telah berkuasa selama 14 tahun. Sebanyak 18 dari total 25 politisi Muslim yang masuk parlemen berasal dari Partai Buruh, empat dari jalur independen, dan satu dari Partai Demokrat Liberal.

Muslim Network menjelaskan bahwa faktor paling menentukan dari naiknya dukungan terhadap Muslim adalah perang di Jalur Gaza, Palestina. Para pemilih Muslim memberikan dukungan kepada politisi yang memperjuangkan Palestina. Lima calon legislatif dari jalur independen yang juga aktivis pro-Palestina memenangkan kursi parlemen, empat di antaranya Muslim.

Inggris memiliki 3,4 juta populasi Muslim, keterwakilan mereka di parlemen sangat berarti dalam menyuarakan gagasan-gagasan terkait umat Islam, termasuk kebijakan luar negeri. 

Akses berita tentang rekor jumlah politisi Muslim di parlemen Inggris ini memberikan harapan baru bagi keterwakilan yang lebih inklusif dan adil di dalam pemerintahan, di tengah meningkatnya kasus Islamofobia di negara tersebut.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut