Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Parah! Warga Gaza Temukan Pil Mencurigakan di Dalam Tepung Bantuan
Advertisement . Scroll to see content

Mesir dan Yordania Desak Warga Palestina Tidak Keluar Gaza, Ternyata Ini Alasannya

Sabtu, 14 Oktober 2023 | 10:39 WIB
  • author Muhammad Fida Ul Haq
Mesir dan Yordania Desak  Warga Palestina Tidak Keluar Gaza, Ternyata Ini Alasannya
Serangan udara militer zionis Israel menghancurkan permukiman rakyat Palestina di Jalur Gaza. (Foto: iNews.id/Reuters).

Sekitar 700.000 warga Palestina, sebagian dari populasi Arab di Palestina melarikan diri atau diusir dari rumah mereka. Warga Palestina sendiri ketika itu banyak di antaranya masuk ke negara-negara Arab tetangga di mana mereka atau banyak keturunannya masih tinggal. 

Sementara Israel membantah tuduhan bahwa mereka mengusir warga Palestina. Israel ketika itu menyinggung terhadap serangan lima negara Arab.

Semenjak perang berkecamuk  Israel meluncurkan serangan intensifnya membombardir Gaza usai serangan dahsyat oleh pejuang Hamas pada 7 Oktober lalu  Ratusan ribu penduduk Gaza telah melarikan diri dari rumah mereka, tetapi tetap tinggal di dalam Gaza.

Sebelumnya militer Israel pada Jumat memperingatkan warga Kota Gaza, yang berpenduduk lebih dari 1 juta orang, agar segera pindah ke selatan dan diberi waktu dalam waktu 24 jam demi keselamatan mereka sendiri.

Atas hal tersebut, Raja Yordania, Abdullah merespons dengan memperingatkan terhadap upaya apa pun untuk memaksa pengusiran warga Palestina dari seluruh wilayah Palestina menurutnya adalah  tindakan ilegal tidak dibenarkan.

Amerika Serikat juga saat ini sedang melakukan negosiasi dengan Israel dan Mesir terkait gagasan jalur aman bagi warga Gaza. "Warga sipil harus dilindungi. Kami tidak ingin melihat eksodus massal warga Gaza," Jubir PBB, Stephane Dujarric.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut