Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Alasan Bahayanya bagi Kesehatan
Advertisement . Scroll to see content

Sasaka Pusaka Buana Suku Baduy Diyakini Sebagai Pancer Bumi Inti Jagat, Seperti Apa Penampakannya?

Kamis, 26 Januari 2023 | 20:26 WIB
  • author Epul Galih
Sasaka Pusaka Buana Suku Baduy Diyakini Sebagai Pancer Bumi Inti Jagat, Seperti Apa Penampakannya?
Kawasan Suku Baduy (Foto: Instagram)

LEBAK, iNewsPandeglang.id - Sebuah tempat keberadaan Sasaka Pusaka Buana yang diyakini sebagai pancer bumi inti jagat oleh Suku Baduy akan diulas dalam artikel ini. Suku Baduy yang berada di Kabupaten Lebak, Banten dikenal sebagai suku yang sangat menjaga warisan adat leluhur dan anti dengan perkembangan modernisasi. 

Menurut berbagai sumber asal-usulnya suku Baduy seringkali dikait-kaitkan dengan seputar dewa. Tak jarang  ada sebuah mitos yang dipercaya oleh Suku Baduy yaitu Bhatara Tunggal sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Disebut-sebut tempat keberadaanya  ada  di hulu Sungai Ciujung dan Cisimeut. 


Ilustrasi Arca Domas. Foto Istimewa

 

Tempat keramat itu dikenal dengan sebutan dinamakan  Arca Domas, yang tertutup bagi siapa pun kecuali pemimpin Suku Baduy atau Puun. Diyakini Suku Baduy bahwa Bhatara Tunggal  menciptakan bumi yang bemula dari benda besar yang kental dan bening selanjutnya  melebar dan bertahap hingga jadi keras.

Suku Baduy meyakini  asal mula terjadinya bumi terletak di wilayah mereka, karena itu warga Baduy sangat meyakini wilayahnya sebagai pancer bumi atau inti jagat dan juga Sasaka Pusaka Buana atau pusat dunia yakni Arca Domas. Arca Domas selain dianggap sebagai inti jagat juga dianggap sebagai tempat diturunkannya cikal bakal orang Baduy dan penghuni bumi lainnya.

Arca Domas dalam kepercayaan suku Baduy dianggap juga sebagai tempat berkumpulnya para leluhur atau nenek moyang mereka. Para leluhur tersebut selalu memantau dan menjaga anak keturunan suku Baduy. Mereka sering datang ke kampung-kampung melalui leuweung kolot (hutan primer) dan leuweung lembur (hutan kampung). Mengacu pada keyakinan tersebut, warga suku Baduy sangat menjaga keutuhan lingkungan, kelestarian hutan dan keseimbangan alam.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut