Kisah Al-Ma’soem, Berawal Jual Minyak Tanah hingga Jadi Pengusaha Sukses SPBU yang Dermawan

Viola Triamanda
.
Selasa, 13 September 2022 | 21:35 WIB

JAKARTA, iNewsPandeglang.id - Al-Ma’soem, pengusaha sukses Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum alias SPBU ini sangat menginspirasi. Pasalnya, dia memulai bisnisnya dari tukang minyak tanah eceran. 

Dia terlahir dari keluarga sederhana. Hal ini membuatnya sadar diri dan selalu berusaha untuk hidup mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. 

Bahkan dia tidak malu untuk menjadi seorang pedagang minyak tanah eceran di daerah Rancaekek, Bandung, Jawa Barat.

Awalnya, dia mengambil minyak tanah eceran dari pedagang China yang ada di Rancaekek. Mengutip laman SPBU Al Ma'soem, biasanya dia membeli minyak tanah dari pedagang tersebut sebanyak 20 liter. Kemudian, dia menjual secara eceran di warungnya. 


Keberuntungan berpihak padanya karena minyak tanah yang dijual selalu saja habis setiap harinya. Beberapa konsumen yang awalnya membeli di warung lain, beralih menjadi pelangga Ma'soem.  Dia tidak menikmati keuntungannya itu sendiri karena Ma'soem selalu menyedekahkan hasil bisnisnya setiap hari sekitar 10 persen.

Setiap sore atau malam hari, Ma’soem menghitung keuntungan bisnisnya, kemudian dia pisahkan dari modalnya dan kemudian 10 persen akan disedekahkan kepada yang membuatuhkan.

Dia kala itu bersedekah secara diam-diam. Biasanya Ma'soem mendatangi masjid atau musala di daerah Rancaekek, kemudian memasukkan uang ke dalam kotak amal tanpa sepengetahuan siapa pun.

Tidak hanya itu, dia juga selalu memberikan pertolongan kepada orang-orang sekitar yang membutuhkan. Namun tentu saja, pertolongan itu pun dilakukan secara sembunyi-sembunyi. 

Kebaikan yang dia berikan dibalas Tuhan, warungnya semakin ramai hingga yang biasanya hanya membeli 20 liter per hari, semakin lama semakin bertambah Dia bahkan bisa membeli minyah tanah dari agen besar di Cikudapateuh, Bandung sebanyak 200 liter.

Keberhasilan Ma'soem menjual minyak tanah memikat hati Mr. De Buy, Kepala BPM (Bataafsche Petroleum Mastschappij), sebuah perusahaan minyak milik Belanda yang didirikan sejak kolonial dulu, yang kemudian dinasionalisasi oleh pemerintah RI dan berubah nama menjadi Permina atau Perusahaan Minyak Nasional, lalu berubah lagi menjadi Pertamina atau Perusahaan Tambang dan Minyak Nasional.

Ma'soem kemudian diangkat oleh Mr. De Buy menjadi agen minyak tanah, membawahi daerah Cileunyi, Rancaekek, Cicalengka, dan Sumedang. Sejak itu, usaha Ma’soem maju pesat dan berkembang di seluruh Kota Bandung dan sekitarnya. 

Dari agen minyak tanah, pada 1960-an, dia berekspansi ke bisnis SPBU. Dia memiliki banyak SPBU.  Tercatat jumlah SPBU Al Ma'soem tercatat sebanyak 38 yang tersebar di Jawa Barat. Selain sukses menjadi pengusaha SPBU.

Dia juga memiliki yayasan, lembaga pendidikan, apotik, poliklinik, dan sebagainya. Pada 2001 lalu, Ma’soem tutup usia. Namun SPBU Al-Ma’soem saat ini tetap menjadi favorit di Kota Bandung, Jawa Barat. Dari pagi hingga malam, SPBU Al-Ma’soem tak berhenti diserbu konsumen. 

Ketepatan takaran adalah kelebihan utama SPBU miliknya Selain itu, kebersihan lokasi, dukungan fasilitas penunjang seperti musala, dan service yang kekeluargaan, membuat semakin banyak pelanggan berdatangan. Dan meski Ma’soem telah tiada, namun namanya selalu dikenang sebagai orang yang dermawan dan ahli sedekah, baik oleh anak-anaknya, cucu-cucunya, maupun masyarakat sekitarnya.
 

Artikel ini telah tayang di media iNews.id dengan Judul Kisah Sukses Pengusaha SPBU yang Dermawan, Awalnya Jual Minyak Tanah Eceran pada Minggu, 11/09/2022

 

Editor : Iskandar Nasution

Follow Berita iNews Pandeglang di Google News

Bagikan Artikel Ini