Puluhan Pelajar di Lebak Keracunan Diduga Akibat Makan Nasi Uduk

Tim iNewsPandeglang.id
.
Kamis, 01 September 2022 | 21:45 WIB

LEBAK, iNewsPandeglang.idPada Rabu 31 Agustus 2022 sebanyak 21 pelajar di SMPN 3 Kalanganyar, Lebak, Banten mendadak sakit. Mereka diduga keracunan makanan usai jajan di warung yang ada di sekolahnya. Peristiwa ini pun sempat gempar dan viral di media sosial maupun online.

Menurut laporan dari laman web dinkes.lebakkab.go.id kronologi awal peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat sejumlah siswa SMPN 3 Kalanganyar membeli makanan nasi Uduk seperti biasanya, namun pada pukul 08.00 WIB tiba-tiba semuanya merasakan gejala pusing, mual dan muntah.

Pihak sekolah langsung membawa 22 siswa yang diduga keracunan makanan itu terdiri dari  18 siswa yang dibawa ke Puskesmas Kalanganyar dan 4 siswa ke Puskesmas Mandala untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dan secepatnya.

Hingga Rabu siang pukul 13.30 WIB seluruhnya dinyatakan  sudah pulih dan ditangani dengan cepat oleh tim puskesmas, siswa sudah diperbolehkan pulang.

Kepala Puskesmas Kalanganyar, Hj. Yopi Yulianti, S.Kep.Ners mengatakan bahwa tim Muspika dan kepolisian setempat cepat respon dan langsung membantu penanganan terkait ini.

"Alhamdulillah tim Muspika gerak cepat, camat, sekmat serta Kapolsek turun untuk membantu penanganan ini. Dokter yang menangani dr Heni Herani fokus untuk penanganan kegawatdaruratan dengan tindakan infus dan obat-obatan untuk penanganan pertama dehidrasi akibat mual muntah,"katanya dalam keterangannya dikutip iNewsPandeglang Rabu, 31/08/22).

Menurutnya, Tim Puskesmas sudah membawa sample makanan dan sample lainnya ke Laboratorium Kesehatan Daerah Lebak untuk mengetahui hasil sebenarnya.

Untuk diketahui, KLB (Kejadian Luar Biasa) Keracunan makanan adalah suatu kejadian dimana terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala-gejala yang sama atau hampir sama setelah mengkonsumsi sesuatu dan berdasarkan analisis epidemiologi terbukti makanan tersebut sebagai sumber keracunan.

Gejala dan tanda-tanda klinis keracunan makanan sangat bergantung pada jenis etiologinya, tetapi secara umum gejala keracunan makanan dapat digolongkan sebagai berikut :

1. Gejala utama yang terjadi pertama-tama pada saluran gastrointestinal atas ( mual, muntah ).

2. Gejala sakit tenggorokan dan pernafasan. 3. Gejala utama terjadi pada saluran gastrointestinal bawah (kejang perut, diare). 4. Gejala neurologik (gangguan penglihatan, perasaan melayang, paralysis).

5. Gejala infeksi umum (demam, menggigil, rasa tidak enak, letih, pembengkakan kelenjar limfe).

6. Gejala alergik ( wajah memerah, gatal-gatal ).

Keracunan makanan pada saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, bahkan dimasa mendatangpun diperkirakan masih mengalami kecenderungan meningkat, hal ini disebabkan antara lain semakin meningkatnya industri pangan masak maupun bahan mentah dan pola pengawasannya.

Editor : Iskandar Nasution
Bagikan Artikel Ini