Badan Geologi tetap meminta masyarakat dan wisatawan menjauhi kawasan berbahaya.
“Masyarakat di sekitar G. Anak Krakatau dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Anak Krakatau,” tulis Badan Geologi dalam laporan khusus tersebut.
Masyarakat di pesisir Banten dan Lampung juga diminta tidak panik dan tidak mempercayai isu tentang erupsi Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami.
Informasi resmi dapat dipantau melalui Badan Geologi, Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau di Pasauran, serta BPBD setempat.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
