Kabut Asap Kalimantan Makin Parah, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Terpaksa Diliburkan

Dodi C.A
Asap mengepul akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Kondisi tersebut berpotensi memicu kabut asap lintas batas hingga wilayah Sarawak, Malaysia. (Foto : Dok. BNPB)

"Kesehatan dan keselamatan para siswa serta tenaga pendidik adalah prioritas utama kami. Ketika API melampaui batas aman 200, sekolah wajib menghentikan aktivitas di luar ruangan dan beralih ke pembelajaran dari rumah hingga kondisi membaik," tegas Roland Sagah dikutip dari media setempat.

Sementara itu, pihak Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) turut mengeluarkan imbauan ketat kepada warga lokal. Masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar ruangan, memakai masker medis jenis N95 saat harus keluar rumah, serta meningkatkan konsumsi air putih untuk mencegah paparan penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia mencatat bahwa pola angin monsun turut memfasilitasi pergerakan sebaran asap dari wilayah Kalimantan bagian barat dan tengah menuju ke utara-timur laut. Pemerintah Indonesia bersama Satgas Karhutla terus mengupayakan pemadaman darat maupun udara melalui operasi pembenihan awan (water bombing) untuk menekan titik api, sekaligus meredakan krisis asap yang berdampak regional ini.



Editor : Iskandar Nasution

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network