“Kami sudah ajukan, bahkan sudah dirancang pembangunannya. Tapi katanya tergeser karena efisiensi. Sekarang saya jadi seperti dibenturkan dengan warga, padahal ini kewenangan kabupaten,” ujarnya.
Ahmad menegaskan bahwa pihak desa tidak bisa berbuat banyak selain terus menyuarakan aspirasi masyarakat ke tingkat provinsi.
“Saya mohon pemerintah provinsi jangan hanya janji. Masyarakat butuh bukti nyata. Jalan ini sangat penting untuk akses pendidikan, ekonomi, dan kesehatan,” katanya.
Warga berharap aksi ini membuka mata pemerintah, agar segera memperbaiki jalan yang telah lama menjadi keluhan masyarakat.
Editor : Iskandar Nasution
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
News Update
