Polemik Infrastruktur: Mengapa Pandeglang dan Lebak Selalu Tertinggal?

Epul Galih
Potret jalan rusak di Pandeglang Lebak yang dikeluhkan warga. Kondisi ini semakin parah saat hujan. (Foto : Dok)

PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id - Kabupaten Pandeglang dan Lebak, Banten  sering menjadi sorotan karena kondisi jalan rusak parah. Banyak warga mengeluh, terutama saat musim hujan karena jalan berlubang semakin membahayakan.

Kritikan terhadap pemerintah daerah pun semakin kencang. Tapi, apa sebenarnya penyebab utama keterlambatan pembangunan infrastruktur di dua daerah ini?

Salah satu alasan yang sering disebut pemerintah daerah adalah keterbatasan anggaran. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pandeglang, misalnya, masih sangat rendah. Hingga Oktober 2024, realisasi PAD baru mencapai Rp172,7 miliar, atau sekitar 49% dari target. Kabupaten Lebak juga menghadapi kendala serupa.

Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan utama dalam pembangunan infrastruktur.

"Kami menyadari masih banyak jalan yang perlu diperbaiki. Pemerintah daerah terus berupaya mengalokasikan anggaran seefisien mungkin, tetapi memang tidak bisa langsung selesai dalam waktu singkat. Kami juga berharap ada dukungan lebih dari pemerintah pusat," ujar Iing.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Dewi Setiani  menyoroti luasnya wilayah Pandeglang sebagai faktor tambahan yang membuat pembangunan infrastruktur tidak mudah.

"Pandeglang ini luas, lebih dari 2.700 km², jadi memang butuh anggaran yang besar untuk membangun semua jalan. Kami terus berusaha, tapi tentu perlu dukungan dari berbagai pihak," ujar Dewi dalam unggahan instagram Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi @dedimulyadi71 dikutip Kamis (27/2/2025).

Jika dibandingkan dengan daerah lain di Banten, alokasi anggaran infrastruktur Pandeglang memang lebih kecil. Sebagai contoh, Kota Tangerang memiliki PAD yang jauh lebih besar dan mampu membangun jalan dengan cepat. Tetapi, Kota Tangerang memiliki sektor industri yang berkembang pesat, berbeda dengan Pandeglang dan Lebak yang masih bergantung pada sektor pertanian dan pariwisata.

Meski begitu, ada daerah lain dengan PAD yang tidak jauh berbeda dari Pandeglang, tetapi mampu mengelola anggaran infrastruktur lebih baik. Hal ini memunculkan pertanyaan: apakah alokasi dana yang ada sudah dikelola dengan efektif?

Editor : Iskandar Nasution

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network