Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta. Saepudin juga berharap pihak berwenang dapat memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga di sekitar area yang rawan pergerakan tanah.
Sekretaris Kecamatan Saketi, Rasik, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut dan segera melakukan pengecekan ke lokasi. Rasik juga menyatakan bahwa pihaknya telah sering mengingatkan warga, terutama yang tinggal di sekitar sungai atau daerah rawan, untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Pandeglang.
“Selain melakukan pengecekan, kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mengungsi sementara, terutama bagi mereka yang tinggal di lokasi rawan pergerakan tanah,” ujar Rasik.
Hingga kini, pergerakan tanah masih menjadi ancaman di sejumlah titik di Kabupaten Pandeglang. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika terjadi pergeseran tanah atau kerusakan pada bangunan rumah. Pemerintah setempat juga terus memantau situasi cuaca dan memberikan peringatan dini kepada warga.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait