Dari Keluarga Imigran Indonesia, Alvin Tedjo Kini Jadi Wali Kota Mississauga Kanada
JAKARTA, iNewsPandeglang.id – Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia, berhasil memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga, Ontario, Kanada, pada 26 Oktober 2026. Pria berusia 43 tahun itu mengalahkan dua tokoh politik berpengalaman.
Tedjo berasal dari keluarga keturunan Tionghoa-Indonesia yang menetap di Kanada sejak dirinya berusia empat tahun. Kedua orang tuanya memilih Mississauga untuk membangun kehidupan baru dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi keluarga.
Tedjo tumbuh besar di Mississauga. Ketertarikannya terhadap dunia pemerintahan sudah terlihat sejak sekolah. Ia pernah menjadi ketua organisasi siswa dan bergabung dalam komite penasihat pemuda untuk wali kota.
Pada pertengahan 1990-an, Tedjo mendapat penghargaan Young Citizen of the Year. Penghargaan itu mempertemukannya dengan Hazel McCallion, Wali Kota Mississauga saat itu, yang mendorongnya terjun ke dunia politik.
Namun, perjalanan politik Tedjo tidak selalu mulus. Pada 2018, ia mencalonkan diri sebagai anggota parlemen Provinsi Ontario, tetapi hanya menempati posisi ketiga. Setahun kemudian, ia mengikuti pemilihan kepemimpinan Partai Liberal Ontario dan memperoleh 2,7 persen suara.
Kesempatan masuk pemerintahan kota datang pada 2022 ketika Tedjo terpilih sebagai anggota Dewan Kota Mississauga. Pada 2024, ia kembali mencalonkan diri sebagai wali kota, tetapi kalah dari Carolyn Parrish.
Kegagalan tersebut tidak membuatnya berhenti. Dua tahun kemudian, Tedjo kembali maju dan berhasil memenangkan pemilihan.
Menurut The Local, Tedjo meraih 39,21 persen suara, mengungguli Carolyn Parrish yang memperoleh 27,30 persen dan Bonnie Crombie dengan 22,74 persen.
Dalam pidato kemenangannya, Tedjo menyadari besarnya tanggung jawab yang kini diemban.
“Ini merupakan tanggung jawab yang sangat besar dan tidak saya anggap enteng,” ujar Tedjo.
Sebagai wali kota, Tedjo akan menghadapi sejumlah persoalan seperti biaya hidup, keamanan, perumahan, dan kemacetan. Isu-isu tersebut juga menjadi fokus utama kampanyenya.
Kisah Tedjo menjadi gambaran perjalanan anak keluarga imigran yang tumbuh di Kanada hingga akhirnya dipercaya memimpin kota tempat ia dibesarkan.
Editor: Iskandar Nasution