Polda Metro Jaya Tangkap Pria Berinisial MY, Terduga Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15
"Masih dalam pendalaman penyidik terkait tujuan dan motif dari yang bersangkutan," katanya.
Sebelum penangkapan dilakukan, aparat kepolisian telah mengidentifikasi sosok di balik pesan ancaman yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp ke nomor guru dan staf Tata Usaha (TU) sekolah.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan pihaknya langsung melakukan pelacakan setelah menerima laporan dari sekolah.
"Dari identitasnya kita sudah kantongi, ya. Jadi kita sudah mencari kemudian semuanya sudah pasti kita tindak lanjuti untuk pelaku, tentunya yang diduga pelaku untuk meneror sendiri itu," kata Nurma kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Menurut Nurma, dalam pesan tersebut pelaku mengklaim telah menyebarkan bom di 11 titik di area sekolah. Ancaman itu langsung memicu kepanikan sehingga pihak sekolah segera menghubungi kepolisian demi menjamin keselamatan para siswa yang sedang mengikuti MPLS.
Petugas gabungan dari Inafis, Damkar, kecamatan, kelurahan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan kemudian diterjunkan ke lokasi.
"Ya, jadi semua otomatis, ya. Jadi di sini dari Inafis, Damkar, camat, lurah, Dinas Kesehatan kemudian Dinas Pendidikan datang ke SD untuk memastikan aman untuk anak, kemudian juga orang tua yang ada," ujar Nurma.
Editor : Iskandar Nasution