Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Selat Sunda, PCNU Cilegon Panjatkan Doa Keselamatan Mereka
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Banten Keluarkan Peringatan untuk Seluruh Kapal di Selat Sunda

Minggu, 05 Juli 2026 | 13:06 WIB
  • author Epul Galih
Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Banten Keluarkan Peringatan untuk Seluruh Kapal di Selat Sunda
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan kolom abu vulkanik saat aktivitas vulkaniknya meningkat hingga berstatus Level III (Siaga). KSOP Kelas I Banten mengimbau seluruh pengguna jasa pelayaran meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Perairan Selat Sunda. (Foto: Dok. PVMBG).

MERAK, iNewsPandeglang.id Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten mengeluarkan peringatan kepada seluruh nakhoda, perusahaan pelayaran, agen kapal, dan pengguna jasa angkutan laut menyusul meningkatnya status aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi Level III (Siaga).

Pengumuman bernomor PG-KSOP.Btn 8 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 3 Juli 2026 itu merupakan tindak lanjut atas informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten, Raden Yogie Nugraha, meminta seluruh kapal yang berlayar di Perairan Selat Sunda meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya aktivitas vulkanik.

"Seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang dapat berupa letusan, lontaran material vulkanik, abu vulkanik, maupun gangguan terhadap keselamatan navigasi," demikian isi pengumuman yang ditandatangani Raden Yogie Nugraha.

KSOP juga mengimbau para nakhoda agar terus memantau perkembangan informasi resmi dari PVMBG, BMKG, serta instansi terkait sebelum melakukan pelayaran.

Selain itu, kapal dilarang mendekati kawasan dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau selama status Level III (Siaga) masih berlaku.

Nakhoda juga diminta memperhatikan kondisi cuaca, arah sebaran abu vulkanik, serta segera melaporkan kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, atau Syahbandar terdekat apabila menemukan indikasi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran.

KSOP Banten menegaskan seluruh penyelenggara pelayaran wajib mengutamakan aspek keselamatan sesuai ketentuan yang berlaku demi menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas pelayaran di Selat Sunda.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut