Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau Sampai ke Rumah Warga Pesisir Banten, Mata Terasa Pedih
Advertisement . Scroll to see content

Kekerasan Jurnalis di Pabrik Smelter Serang, IJTI Banten: Serangan Brutal terhadap Kebebasan Pers

Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:31 WIB
  • author Epul Galih
Kekerasan Jurnalis di Pabrik Smelter Serang, IJTI Banten: Serangan Brutal terhadap Kebebasan Pers
Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Banten mengecam keras aksi kekerasan terhadap jurnalis saat liput sidak KLHK di pabrik smelter Serang menyerukan penindakan hukum yang adil dan transparan. Foto Istimewa

SERANG, iNewsPandeglang.id – Dunia jurnalisme kembali tercoreng. Insiden kekerasan saat liputan sidak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di pabrik peleburan timbal PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (21/8/2025), menuai kecaman keras.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Banten mengecam dugaan intimidasi, penyanderaan, hingga pemukulan yang dialami sedikitnya sepuluh wartawan dari media lokal maupun nasional.

Peristiwa bermula ketika rombongan jurnalis yang datang dengan undangan resmi KLHK justru diadang oleh pihak keamanan. Situasi memanas ketika sekelompok orang diduga melakukan intervensi dengan cara kekerasan.

Hendi, jurnalis Jawa Pos TV, mengaku sempat disandera saat meliput. Sementara Rifky, wartawan Tribun Banten, harus menjalani perawatan medis akibat luka memar yang dideritanya. “Ini bukan sekadar intimidasi, tapi serangan brutal terhadap kebebasan pers dan hak publik atas informasi,” tegas Adhi Mazda, Ketua IJTI Banten, Kamis (21/8/2025).

Menurut Adhi, negara tidak boleh membiarkan kasus ini berlarut. Ia menekankan bahwa aparat penegak hukum harus segera bertindak tegas.

“Negara wajib hadir memberi perlindungan. Polisi tidak boleh tunduk pada arogansi segelintir orang. IJTI Banten akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” katanya.

Kekerasan terhadap jurnalis, lanjutnya, bukan hanya melukai insan pers, tetapi juga mengkhianati kepentingan masyarakat luas yang berhak mendapatkan informasi yang jernih dan transparan.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut