Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Mahasiswa Kepung Polda dan DPRD Banten, Tuntut Reformasi Polri hingga Konflik Agraria
Advertisement . Scroll to see content

Warga Cibaliung Geruduk Kantor DPRD dan Bupati Pandeglang, Bongkar Arogansi Perhutani Sejak 1980

Kamis, 08 Mei 2025 | 20:19 WIB
  • author Iskandar Nasution
Warga Cibaliung Geruduk Kantor DPRD dan Bupati Pandeglang, Bongkar Arogansi Perhutani Sejak 1980
Ratusan warga Cibaliung berunjuk rasa di Kantor DPRD dan Bupati Pandeglang, Kamis (8/5/2025), menuntut penyelesaian konflik lahan dengan Perhutani. (Foto : Iskandar Nasution)

Setelah pandemi, kata Revi, kekerasan tak berhenti. Sekitar 80 rumah warga digusur dan dibakar. Pada 2024, tiga warga kembali ditangkap hanya karena menebang pohon jati untuk membangun rumah pribadi.

Padahal, lanjut Revi, warga memiliki bukti kuat berupa girik dan pembayaran pajak hingga tahun 2004. Anehnya, sejak 2005, pemerintah desa mulai menolak menerima pembayaran pajak tanpa alasan yang jelas.

Revi menegaskan, aksi ini bukan hanya soal tanah, tapi soal keadilan. Ia mendesak DPRD Pandeglang dan pemerintah daerah segera turun tangan.

“Kalau tidak diselesaikan, kami akan terus bergerak. Ini bukan hanya soal tanah, tapi tentang hak hidup rakyat kecil,” ujarnya.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut