Okupansi Hotel di Anyer Naik 80 Persen saat Libur Lebaran 2025

Beberapa wisatawan bahkan memilih tiba sejak malam hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas dan cuaca panas di perjalanan. Kepadatan pengunjung ini memberikan dampak langsung pada okupansi hotel di sekitar kawasan wisata.
Menurut Ketua PHRI Kabupaten Serang, Yurlena Rachman, tingkat keterisian kamar hotel selama libur Lebaran tahun ini meningkat signifikan dibandingkan libur Natal dan Tahun Baru 2025.
"Saat ini okupansi hotel sudah mencapai 80 persen, naik sekitar 30 persen dibandingkan libur Natal dan Tahun Baru. Namun, jika dibandingkan dengan libur Lebaran tahun lalu, angka ini masih lebih rendah," jelas Yurlena.
Penurunan dibandingkan tahun sebelumnya disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan efisiensi anggaran serta daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Meski demikian, pelaku industri perhotelan tetap optimis keterisian kamar akan terus meningkat seiring dengan panjangnya masa libur Lebaran.
"Kami berharap target okupansi bisa tercapai karena masih banyak masyarakat yang belum kembali ke daerah perantauan," tambahnya.
Dinas Pariwisata setempat memprediksi jumlah wisatawan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan. Pelaku usaha perhotelan dan penginapan pun terus berupaya memberikan pelayanan terbaik guna menarik lebih banyak wisatawan.
Editor : Iskandar Nasution