Okupansi Hotel di Anyer Naik 80 Persen saat Libur Lebaran 2025

SERANG, iNewsPandeglang.id - Libur Lebaran 2025 membawa berkah bagi industri pariwisata di kawasan Anyer-Cinangka, Serang, Banten. Tingginya jumlah wisatawan yang datang membuat tingkat keterisian hotel dan penginapan naik hingga 80 persen. Meski begitu, angka ini masih lebih rendah dibandingkan momen serupa pada 2024 akibat efisiensi anggaran dan daya beli masyarakat yang menurun.
Pada hari ketiga Idul Fitri 2025, wisatawan tampak memadati berbagai objek wisata pantai di Anyer-Cinangka. Mayoritas pengunjung berasal dari wilayah Jabodetabek, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus wisata. Mereka datang untuk menikmati suasana pantai yang eksotis bersama keluarga.
"Kami sengaja datang sejak pagi agar bisa menikmati pantai lebih lama dan menghindari macet," ujar Rina, salah satu wisatawan asal Jakarta.
Beberapa wisatawan bahkan memilih tiba sejak malam hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas dan cuaca panas di perjalanan. Kepadatan pengunjung ini memberikan dampak langsung pada okupansi hotel di sekitar kawasan wisata.
Menurut Ketua PHRI Kabupaten Serang, Yurlena Rachman, tingkat keterisian kamar hotel selama libur Lebaran tahun ini meningkat signifikan dibandingkan libur Natal dan Tahun Baru 2025.
"Saat ini okupansi hotel sudah mencapai 80 persen, naik sekitar 30 persen dibandingkan libur Natal dan Tahun Baru. Namun, jika dibandingkan dengan libur Lebaran tahun lalu, angka ini masih lebih rendah," jelas Yurlena.
Penurunan dibandingkan tahun sebelumnya disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan efisiensi anggaran serta daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Meski demikian, pelaku industri perhotelan tetap optimis keterisian kamar akan terus meningkat seiring dengan panjangnya masa libur Lebaran.
"Kami berharap target okupansi bisa tercapai karena masih banyak masyarakat yang belum kembali ke daerah perantauan," tambahnya.
Dinas Pariwisata setempat memprediksi jumlah wisatawan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan. Pelaku usaha perhotelan dan penginapan pun terus berupaya memberikan pelayanan terbaik guna menarik lebih banyak wisatawan.
Editor : Iskandar Nasution