Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Enggak Habis Pikir! Ribuan Ompreng MBG Dicuri Satpam SPPG Tangsel, Uangnya Buat Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Viral Kantor Desa Kertajaya Lebak Disegel Warga, Kepala Desa Diduga Terlibat Narkoba dan Senjata Api

Minggu, 12 Januari 2025 | 22:33 WIB
  • author Iskandar Nasution
Viral Kantor Desa Kertajaya Lebak Disegel Warga, Kepala Desa Diduga Terlibat Narkoba dan Senjata Api
Akibat tuduhan serius, warga Desa Kertajaya, Banjarsari, Lebak, Banten segel kantor desa. Kepala Desa diduga terlibat narkoba dan memiliki senjata api, menyebabkan gangguan pelayanan masyarakat. (Foto : iNews/Iskandar Nasution)

LEBAK, iNewsPandeglang.id - Sejumlah warga Desa Kertajaya, Kecamatan Banjasari, Lebak, Banten, membuat heboh dengan aksi segel Kantor Desa mereka. Aksi ini menjadi viral setelah video yang memperlihatkan warga memblokir kantor desa tersebar di media sosial. 

Mereka menuding Kepala Desa Kertajaya, Ricki, terlibat dalam konsumsi narkoba jenis sabu dan memiliki senjata api. Tudingan ini semakin membuat warga geram, hingga mereka memutuskan untuk bertindak tegas dengan menyegel kantor desa.

Penyegelan ini terjadi sejak 7 Januari 2025 dan membuat layanan masyarakat terganggu. Warga mengaku kecewa dengan perilaku Kepala Desa yang dianggap tidak layak memimpin. Mereka juga menuntut pengunduran diri seluruh perangkat desa sebagai bentuk respons terhadap tudingan tersebut. 

Spanduk yang dipasang di pintu kantor desa berisi kecaman terhadap sikap Kepala Desa yang dianggap meresahkan masyarakat.

Kantor desa yang seharusnya menjadi tempat pelayanan bagi masyarakat kini terbengkalai, dan banyak urusan administrasi yang tertunda. Warga pun meminta Kepala Desa untuk hadir dan memberikan pelayanan sesuai dengan tugasnya.

Namun, setelah ditemui di rumahnya, Kepala Desa Ricki membantah semua tudingan tersebut. Ia mengklaim bahwa dirinya tidak mengkonsumsi sabu ataupun memiliki senjata api, meskipun alat hisap sabu dan barang yang dianggap sabu sempat viral di media sosial. 

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut