Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat Landa Ponpes di Lebak, Kobong 10 Kamar Ludes Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Bikin Heboh! Dugaan Pembuangan Limbah Tambak Udang Picu Bau Menyengat, Ada Apa di Pantai Bagedur?

Minggu, 10 November 2024 | 10:59 WIB
  • author Iskandar Nasution
Bikin Heboh! Dugaan Pembuangan Limbah Tambak Udang Picu Bau Menyengat, Ada Apa di Pantai Bagedur?
Pantai Bagedur heboh! Dugaan pembuangan limbah tambak udang ke laut memicu bau menyengat, mengganggu kenyamanan warga dan wisatawan. Foto Istimewa

LEBAK, iNewsPandeglang.id – Pantai Bagedur, destinasi wisata favorit di Kabupaten Lebak, Banten, mendadak menjadi sorotan setelah dugaan pembuangan limbah cair dari tambak udang PT Envio mencemari kawasan tersebut. Limbah yang dialirkan ke perairan diduga menyebabkan bau menyengat dan membuat heboh di kalangan warga serta wisatawan.

Kabar ini mencuat ketika tim investigasi dari media melakukan penelusuran ke beberapa tambak udang di wilayah selatan Lebak, termasuk Kecamatan Malingping, Wanasalam, dan Cihara. Dari hasil investigasi, tim menemukan bahwa sebagian tambak udang masih melakukan pembuangan limbah cair langsung ke laut. Salah satu tambak yang diduga terlibat dalam praktik ini adalah PT Envio.


Diduga limbah tambak udang dibuang ke laut Pantai Bagedur, menimbulkan bau menyengat dan kekhawatiran di kalangan warga serta pengunjung wisata. Foto Istimewa

Pada Sabtu, 9 November 2024, wartawan yang berusaha mengonfirmasi ke pihak PT Envio mendapati kantor perusahaan dalam kondisi kosong tanpa kehadiran manajer atau pihak yang bisa memberi keterangan resmi. Meski demikian, wartawan berhasil melihat aliran limbah cair yang tampak mengalir melalui pipa paralon ke pantai, disertai bau menyengat yang khas. 

Selain itu, warga sekitar mengungkapkan kekhawatiran bahwa pembuangan ini bisa berdampak jangka panjang pada kualitas air laut serta keanekaragaman hayati di sekitarnya.

Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan, PT Envio sebenarnya sudah membuat sistem penyaringan limbah berupa kolam penampungan untuk meminimalisir dampak pencemaran. Namun, efektivitas sistem ini masih dipertanyakan mengingat bau menyengat yang tetap tercium di kawasan pantai. Warga sekitar berharap agar pihak terkait dapat segera turun tangan untuk melakukan inspeksi dan memastikan bahwa standar lingkungan dipenuhi.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut