get app
inews
Aa Text
Read Next : Puncak Pilkada 2024 Tinggal Hitungan Hari! Ini Aturannya di Masa Tenang

Aturan Ketat Kampanye Pilkada 2024! Apa Saja yang Diperbolehkan dan Dilarang?

Rabu, 25 September 2024 | 10:23 WIB
header img
Kampanye Pilkada 2024 dimulai dengan aturan ketat dari KPU. Ketahui apa yang diperbolehkan dan dilarang dalam kampanye ini untuk menjaga demokrasi. (Foto Ilustrasi/okezone)

JAKARTA, iNewsPandeglang.id - Masa kampanye Pilkada 2024 dimulai dengan serangkaian aturan ketat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang harus dipatuhi oleh semua pasangan calon (paslon) dan partai politik. Dengan mengedepankan prinsip pendidikan politik yang bertanggung jawab, setiap kegiatan kampanye harus dilakukan dalam batas-batas yang telah ditentukan.

Masa kampanye Pilkada 2024 resmi dimulai pada Rabu (25/9/2024) dan akan berlangsung hingga 23 November 2024. KPU telah mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur berbagai aspek kampanye. Dalam peraturan ini, terdapat ketentuan mengenai bentuk-bentuk kampanye yang diperbolehkan, seperti pertemuan terbatas, debat publik, dan penyebaran bahan kampanye.

Aturan mengenai Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024. Peraturan ini ditandatangani oleh Afifuddin pada 20 September 2024. 

Namun, KPU juga menetapkan sejumlah larangan yang harus dipatuhi. Dilarang mempersoalkan dasar negara, menghina individu atau kelompok, melakukan kampanye dengan hasutan atau fitnah, serta menggunakan kekerasan. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat berakibat pada sanksi bagi paslon atau partai politik yang bersangkutan.

Para paslon diharapkan untuk menjalankan kampanye secara etis dan sesuai dengan visi dan misi yang mereka bawa, serta berfokus pada peningkatan partisipasi pemilih dalam pemilihan.

Berikut adalah penjelasan poin-poin aturan dan larangan dalam kampanye Pilkada 2024 berdasarkan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024:

Aturan Kampanye

1. Pelaksanaan Kampanye
Kampanye dapat dilakukan melalui pertemuan terbatas, dialog, debat publik, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye, dan kegiatan lainnya yang tidak melanggar larangan.

Masa kampanye berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024, dengan periode iklan media massa dari 10 hingga 23 November 2024.

Terdapat masa tenang dari 24 hingga 26 November 2024 sebelum pemungutan suara pada 27 November 2024.

2. Pendidikan Politik
Kampanye dilaksanakan sebagai wujud pendidikan politik kepada masyarakat untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

3. Materi Kampanye
Materi kampanye harus mencakup visi, misi, dan program yang disusun berdasarkan rencana pembangunan daerah.

Materi kampanye disampaikan secara tertulis atau lisan dan harus menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945.

Larangan Kampanye

1. Mempersoalkan Dasar Negara
Dilarang mempertanyakan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945.

2. Menghina dan Menyerang Individu atau Kelompok
Melarang tindakan penghinaan terhadap individu, agama, suku, ras, golongan, atau calon lainnya.

3. Hasutan dan Fitnah
Dilarang melakukan kampanye berupa hasutan, fitnah, atau mengadu domba partai politik dan masyarakat.

4. Kekerasan dan Ancaman
Melarang penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap individu, kelompok, atau partai politik.

5. Mengganggu Ketertiban Umum
Dilarang melakukan kampanye yang mengganggu keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat.

6. Merusak Alat Peraga
Dilarang merusak atau menghilangkan alat peraga kampanye.

7. Penggunaan Fasilitas dan Anggaran Pemerintah
Tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas pemerintah atau daerah dalam kampanye.

8. Penggunaan Tempat Ibadah dan Pendidikan
Dilarang melakukan kegiatan kampanye di tempat ibadah dan lembaga pendidikan.

9. Melanggar Jadwal
Kegiatan kampanye tidak diperkenankan dilakukan di luar jadwal yang telah ditentukan oleh KPU.

Dengan adanya aturan ketat ini, diharapkan proses kampanye dapat berlangsung lancar, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Masyarakat diimbau untuk aktif mengikuti setiap kegiatan kampanye dan menentukan pilihan berdasarkan informasi yang akurat.

Editor : Iskandar Nasution

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut