Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Lansia Terpeleset Saat Berkebun, Jatuh ke Tebing di Cilegon
Advertisement . Scroll to see content

Viral Caleg Disebut Gagal hingga Putus Aliran Air, Warga di Cilegon Terpaksa Turun Bukit Sejauh 2 KM

Senin, 11 Maret 2024 | 08:37 WIB
  • author Iskandar Nasution
Viral Caleg Disebut Gagal hingga Putus Aliran Air, Warga di Cilegon Terpaksa Turun Bukit Sejauh 2 KM
Kondisi miris ini warga di Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten setiap hari harus berusaha mencari air setelah aliran air bersih ke rumah mereka diduga diputus oleh seorang caleg gagal. Foto iNews/Iskandar Nasution

CILEGON, iNewsPandeglang.id - Sebuah keputusan kontroversial dari seorang caleg gagal menjadi anggota DPRD menghebohkan di Kota Cilegon, Banten. Caleg tersebut dipermasalahkan karena diduga memutus aliran air yang vital bagi warga, memaksa mereka untuk turun bukit sejauh 2 kilometer demi mendapatkan air bersih.

Dalam kondisi miris ini warga setempat di Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten setiap hari harus berusaha mencari air setelah aliran air bersih ke rumah mereka  diduga diputus oleh seorang caleg yang gagal ke parlemen. Aktivitas mencari air tersebut memaksa warga untuk menempuh perjalanan yang jauh, terutama saat musim kemarau, di mana mereka harus berjalan hingga 2 kilometer ke bukit.

Keputusan caleg ini viral karena dampaknya yang langsung dirasakan oleh masyarakat, menunjukkan bagaimana politik dapat berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.

Selain itu, warga yang tinggal di daerah perbukitan mengalami kesulitan dalam melakukan pengeboran untuk mencari sumber air. Mereka harus menggunakan teknologi khusus agar dapat menemukan air. Beberapa warga menduga bahwa banyaknya industri Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menjadi penyebab kesulitan warga dalam mendapatkan air.

Menurut Saibah, seorang warga, sebelum diputusnya aliran air oleh caleg tersebut, warga hanya perlu membayar 5 ribu rupiah per kepala keluarga per hari untuk mendapatkan air bersih dari pipa paralon. "Namun, setelah suara caleg tersebut kurang mendukung, aliran air justru diputus," ucapnya, Senin (11/3/2024).

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut