Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Pandeglang–Rangkasbitung Macet Parah hingga Exit Tol Serang-Panimbang
Advertisement . Scroll to see content

Heboh PT SBJ di Lebak Diduga Cemari Lingkungan hingga Disegel, Begini Fakta Sebenarnya

Selasa, 12 Desember 2023 | 22:46 WIB
  • author Iskandar Nasution
Heboh PT SBJ di Lebak Diduga Cemari Lingkungan hingga Disegel, Begini Fakta Sebenarnya
PT Samudera Banten Jaya yang berada di Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten disegel oleh KLHK. Foto iNews/Iskandar Nasution

LEBAK, iNewsPandeglang.id - Isu dugaan pencemaran lingkungan PT Samudera Banten Jaya  perusahan pengelolaan emas yang berada Cikoneng, Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten hingga disegel  oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)  karena diduga telah mencemari dan merusak lingkungan dengan membuang limbah ke aliran sungai membetot perhatian masyarakat di Lebak, Banten belakangan ini. Penting bagi pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan mendalam dan menetapkan tindakan yang diperlukan agar perusahaan dapat mematuhi regulasi lingkungan dan meminimalkan dampak negatifnya.

Selain itu, segala aktivitas perusahaan juga untuk sementara tentu berhenti beroperasi. Namun dibalik itu, ada desas-desus perusahaan tersebut dituding tetap beroperasi.

Tanggapan dari Humas PT SBJ, Tb. Endin bahwa dugaan pencemaran lingkungan tidak benar dan bahwa anak sungai tetap jernih, memberikan perspektif yang perlu dipertimbangkan. Klarifikasi mengenai tidak adanya limbah berbahaya yang dibuang ke sungai dan keterangan bahwa sungai yang keruh berasal dari pengolahan emas bukan milik PT SBJ dapat menjadi bagian dari proses investigasi lebih lanjut. Jika perusahaan memang telah berhenti operasi, perlu dilakukan peninjauan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran klaim tersebut dan menentukan langkah-langkah selanjutnya sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku. 

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut