Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Penumpang KA Ekonomi Merak–Rangkasbitung Tewas Usai Lompat Saat Kereta Melaju
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Terus Dalami Penyebab Ledakan Besar dalam Kecelakaan KA Brantas Vs Truk di Semarang

Rabu, 19 Juli 2023 | 00:06 WIB
  • author Agung Bakti Sarasa
Polisi Terus Dalami Penyebab Ledakan Besar dalam Kecelakaan KA Brantas Vs Truk di Semarang
Ledakan besar terjadi dalam insiden kecelakaan kereta api tabrak truk di Semarang. Foto tangkap layar video

SEMARANG, iNewsPandeglang.id  - Pihak kepolisian terus mendalami penyebab ledakan api cukup besar dalam insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Brantas vs truk tronton di perlintasan berpalang pintu, Jalan Madukoro Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/7/2023). Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.32 saat truk tersebut diduga mogok di perlintasan kereta api.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar yang berada di lokasi kejadian mengatakan bahwa untuk penyebab pasti ledakan api tersebut belum diketahui. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam.

Kendati demikian, dugaan kuat  sumbernya  dari truk tronton yang berisi bahan bakar minyak. "Masih  didalami, apa ini  dari tronton ini yang berisi bahan bakar minyak, kemungkinan dari situ, tapi akan kita dalami," ujar Irwan seperti dilansir dari okezone.

Menurutnya, usai peristiwa ini pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan dan membantu evakuasi gerbong KA Brantas yang melintang di lokasi kejadian, pihaknya pun berupaya menggeser truk tronton yang tertabrak.

Dari informasi awal kata Irwan, truk nahas tersebut mendadak mogok di atas rel sebelum tertabrak KA Brantas. Sopir dan kernet truk sempat meminta tolong kepada petugas palang pintu, tapi kereta keburu mendekat dan langsung menabrak truk tersebut.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut