Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Alasan Bahayanya bagi Kesehatan
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Merendam Suralaya Merak, Aktivitas Warga Terganggu

Selasa, 17 Januari 2023 | 11:38 WIB
  • author Iskandar Nasution
Banjir Merendam Suralaya Merak, Aktivitas Warga Terganggu
Banjir Merendam Suralaya Merak, AKtivitas Warga Terganggu. Foto Tangkapan Layar Video

CILEGON, iNewsPandeglang.id - Banjir merendam kawasan Kelurahan PLTU Suralaya, Merak  dan Proyek PLTU Suralaya 9/10 membuat aktivitas warga terganggu. Banjir akibat tingginnya intensitas curah hujan yang terjadi sejak Selasa, (17/1/2023) pagi.

Banjir menggenangi kawasan Kelurahan Suralaya, Merak, Kota Cilegon, Banten terlihat area parkir proyek PLTU Suralaya 9 dan 10 tergenang banjir. Puluhan kendaraan terendam juga termasuk jalan menuju PLTU Suralaya, Merak, Banten.

Kemacetan sempat terjadi akibat jalan tidak bisa dilalui. Sejumlah kendaraan karyawan juga terlihat mengalami kemasukan air dan mogok di pinggir jalan. 

Warga mengaku baru sekali ini terjadi  banjir separah ini. Selain tingginya intensitas hujan, banjir juga diduga disebabkan tidak berfungsinya saluran air.

Subli, pengguna jalan mengatakan ketinggian banjir  mencapai 70 centimeter. "Air setinggi 70 centimeter," katanya.

Menurut warga  banjir yang datang tiba-tiba itu sempay membuat panik, apalagi sebagian kendaraan sepeda motor pekerja sempat terendam banjir saat di parkiran. Banjir ini juga disebabkan tingginya intensitas hujan yang turun sejak pagi hari.

Meski sempat merendam kawasan kelurahan Suralaya, Merak namun distribusi dan pasokan listrik di PLTU Suralaya tidak terganggu. Saat ini hujan mulai reda dan banjir mulai surut.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut