Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis! Bocah 9 Tahun Tewas Ditusuk dalam Aksi Perampokan di Cilegon
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Anak Durhaka Ini Racuni Keluarganya Sendiri hingga Tewas, Begini Motifnya

Rabu, 30 November 2022 | 15:58 WIB
  • author Puji Hartono
Terungkap! Anak Durhaka Ini Racuni Keluarganya Sendiri hingga Tewas, Begini Motifnya
Anak Durhaka di Magelang Racun Keluarganya Sendiri hingga Tewas. Foto Ilustrasi mayat (istimewa)

MAGELANG, iNewsPandeglang.id - Sekeluarga  di Kabupaten Magelang tewas  meregang nyawa yakni pasangan suami istri dan anak perempuannya diduga diracun, pelaku tak lain adalah anak laki-laki pasutri tersebut. Polisi menyebut anak durhaka  terduga pelaku tindak pidana pembunuhan itu meracuni keluarganya sendiri  bermotifkan  karena sakit hati.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Magelang, AKBP Muhammad Sajarod Zakun  bahwa motif tersangka DD (22), terduga pelaku pembunuhan yang telah ditahan petugas adalah karena sakit hati.

"Tersangka merasa sakit hati karena beban keluarga sehari-hari dibebankan yang bersangkutan sendiri," katanya dikutip dari MNC Portal.

Berdasarkan hasil autopsi, ditemukan racun arsenik pada ketiga tubuh korban. Racun dicampurkan pada minuman teh dan coklat.

Dari penuturan tersangka, ayahnya baru saja pensiun. Sementara ibu hanya sebagai ibu rumah tangga. Lalu kakak perempuannya, baru selesai masa kontrak kerjanya. Di satu sisi, keluarga ternyata memiliki hutang sebesar Rp500 juta.

Akibat aksi biadab pelaku, tiga orang dari satu keluarga warga Dusun Prajenan RT10 RW01, Desa/Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang meninggal yakni Abbas Ashar (58), Heri Iryani (54), dan Dhea Chairunnisa (24) karena minum zat beracun.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut