Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Langsung Perintahkan Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi Korban Demo
Advertisement . Scroll to see content

Baru Sebulan Keluar dari Penjara, Pria Ini Ditembak Polisi Gegara Jambret HP

Kamis, 08 September 2022 | 17:32 WIB
  • author Era Naizma Wedya
Baru Sebulan Keluar dari Penjara, Pria Ini Ditembak  Polisi Gegara Jambret HP
Jambret ditembak polisi (Foto : Istimewa)

LUBUKLINGGAU, iNewsPandeglang.id - Baru sebulan menghirup udara segar di luar penjara, R (29) kembali berulah. Akibatnya, polisi menembak kakinya karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap, Kamis (8/9/2022).

Tersangka sebelumnya merupakan residivis kasus 363 KUHP, kembali beraksi dengan jambret handphone (HP) milik korban Kapiska (20) warga Jalan Kelapa Gading, Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi malui Kasatreskrim, AKP Robi Sugara mengatakan Tim Macan Satreskrim Polres Lubuklinggau langsung bergerak dan melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan dari korban. Kemudian hasil penyelidikan tersangka pada Kamis (8/9/2022) berhasil ditangkap saat sedang berada di rumah kerabatnya di Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

“Tersangka terpaksa kita lumpuhkan lantaran saat dilakukan pengembangan untuk menunjukan barang bukti berusaha kabur dan melawan petugas.” katanya.

Dan aksi tersangka Rio ini dilakukan di Jalan Patimura, Kelurahan Mesat Seni, kecamatan Lubuklinggau Timur II pada Jumat, (26/8 2022) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu tersangka beraksi dengan seorang temannya yakni D yang kini daftar pencarian orang (DPO).

“Saat kejadian korban sedang berjalan kaki di TKP, tiba-tiba dipepet dan dicegat dua OTD,” ujarnya.

Setelah itu korban dipaksa dan diancam pelaku. Lalu pelaku mengambil HP Vivo milik korban dengan cara dirampas. Dan pelaku kemudian kabur melarikan diri. Setelah kejadian korban melapor ke Polres Lubuklinggau.

Barang bukti yang diamankan satu lembar baju tersangka dan satu kotak HP merk Vivo milik korban.

“Tersangka mengakui perbuatannya bersama D (DPO) dan dapat bagian uang Rp700 ribu yang digunakannya untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

 

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut