Survei Ipsos ini dilakukan pada Juni hingga Juli 2026 dengan melibatkan responden dari 31 negara. Penelitian tersebut mengukur persepsi masyarakat terhadap tingkat kepercayaan berbagai profesi, peran sosial, serta perkembangan teknologi.
Dalam pengukurannya, Ipsos menggunakan indikator net trust untuk melihat perbedaan antara tingkat kepercayaan dan ketidakpercayaan responden terhadap suatu profesi atau subjek.
Jika dilihat berdasarkan persebaran wilayah, negara-negara Amerika Latin cukup banyak muncul dalam daftar tersebut. Peru, Meksiko, Argentina, Kolombia, Chile, dan Brasil menjadi enam negara yang berasal dari kawasan tersebut.
Sementara itu, Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia yang masuk dalam sepuluh besar. Temuan ini menunjukkan tingginya persepsi ketidakpercayaan masyarakat Indonesia terhadap kepolisian dibandingkan negara-negara lain yang diteliti.
Meski demikian, angka tersebut perlu dipahami sebagai gambaran persepsi responden terhadap institusi kepolisian, bukan sebagai ukuran langsung mengenai kualitas kinerja atau kondisi seluruh aparat di masing-masing negara.
Hasil survei ini sekaligus memperlihatkan bahwa kepercayaan publik merupakan aspek penting dalam hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
